“Saya ingin menjadi mata air untuk negeri. Persis seperti yang papi saya bilang.” -Rudy Habibie

 

Sebelum kuliah, gua menyelesaikan nonton film Rudy Habibie. Film yang nyeritain Presiden Indonesia yang ketiga waktu masih muda, Bacharudin Jusuf Habibie, dipanggilnya Rudy dan diperankan oleh Reza Rahadian. Rudy ini kuliah di Jerman, jurusan yang mempelajari passion-nya yaitu dirgantara, ngurusin pesawat-pesawat. Gak cuma itu, keresahannya Rudy adalah ingin menjadi mata air, atas motivasi ayahnya di kala dia kecil, “Kamu harus jadi seperti mata air. Kalau kamu baik, pasti juga di sekitarmu akan baik. Tapi, kalau kamu kotor, pasti juga di sekelilingmu akan mati.

Berkat motivasi ayahnya yang sangat kuat, masa muda Rudy Habibie ini gak sia-sia, dia berprestasi di bidang akademik. Pinter, lah, pokoknya. Bahasa Jerman dan Inggrisnya tokcer. Organisasinya mantap, sampai dia terpilih jadi ketua Perhimpunan Mahasiswa Indonesia se-Eropa. Romantismenya pun sukses, Wanita Polandia (Chelsea islan) dan Putri Solo (Indah Permatasari) pun dibuat tergila-gila olehnya.

Gua kagum sama ayahnya itu, lho. Bisa banget motivasi anaknya sampai sebegitu kuatnya dan tertanam sampai ke ujung-ujung syaraf otak alam bawah sadar, terus kesuksesan-kesuksesan Rudy Habibie dalam menjadi mata air untuk sekelilingnya bisa dijadikan satu film.

Padahal cuma pengin jadi mata air doang, jadi satu film. Amazing.

Teringat ke sosok bapak gua yang jarang sekali motivasiin anaknya. Mungkin kalo dia jadi bapaknya Rudy Habibie dia bakal ngomong gini, “Kamu harus jadi seperti mata air. Kalau kamu baik, pasti juga di sekitarmu akan baik. Tapi, kalau kamu kotor, segeralah mandi.

Lah kok gitu?

Dan Pak Habibie jadi seperti gua. Manusia dengan motivasi yang gak stabil.

Yang bikin resah lagi adalah mengetahui bahwa Pak Habibie cuma tidur empat jam di masa mudanya ketika jadi mahasiswa. Tepuk tangan banget, deh, jujur, kok bisa dia terus semangat dan motivasi menggebu-gebu, tahan banting seperti itu, dengan kurang tidurnya? Kalo gua, tidur cuma empat jam, ngantuk sepanjang hari.

Faktanya.. Bagi gua, tidur cuma empat jam itu berbahaya. Bikin ngantuk seharian. Butuh asupan kopi.

Masalahnya.. kok Pak Habibie tidur cuma empat jam, sih? Apakah dia sebenarnya adalah beruang? Di musim dingin baru dia hibernasi, nyicil kekurangan tidurnya?

Solusinya.. gua cinta Indonesia. Gak nyambung, sengaja, biar lucu aja.

Udah.. gitu doang, sih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s